Untuk calon pelajar yang ingin melanjutkan studi ke Australia, tetapi kendala dengan biaya, nah kini Australia mengeluarkan beasiswa dengan sebutan Beasiswa AAS. Beasiswa AAS (Australia Awards Scholarship) adalah pemberi beasiswa dan fellowship bergengsi dari Pemerintah Australia. Indonesia, Vietnam dan Papua New Guinea merupakan negara 3 besar penerima Australia Awards Scholarships/AAS (dulu Australian Development Scholarship/ADS).

Nah apa saja persyaratan beasiswa Australia:

Persyaratan untuk mendapatkan beasiswa ini adalah ditujukan kepada siswa yang sudah mendapatkan gelar S1 dan berusia maksimal 42 tahun. Ada persyaratan khusus untuk mendapatkan beasiswa ini, jika Anda sudah bekerja di pemerintahan  menjadi pegawai negeri (PNS) atau CPNS tidak diperbolehkan mendaftar.  Jika Anda bekerja di luar pemerintahan bisa mendaftar dan untuk ini siapapun boleh mendaftar, termasuk yang baru saja lulus S1. Dengan kata lain, lulusan baru (fresh graduate) juga boleh melamar.

Untuk persyaratan lainnya seperti TOEFL atau IELTS, pelamar S2 harus mencapai skor minimal 500 (paper-based TOEFL) atau 5,0 untuk IELTS agar bisa mengajukan lamaran. Sedangkan untuk pelamar S3, TOEFL minimal adalah 530 atau IELTS 6.0 untuk bisa mendaftar. Jika belum memenuhi syarat, pelamar harus belajar dulu dan mengikuti preparation IELTS atau TOEFL dan ikut ujiannya di lembaga yang berwenang menyelenggarakan ujian TOEFL maupun IELTS.

Australia Award

Persyaratan lain seperti dokumen – dokumen (KTP, Ijasah, Akte Kelahiran, Transkrip Nilai, dan lain lain) harus diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.

Jika Anda sudah bekerja di sebuah perusahaan atau institusi, pastikan bahwa Anda akan mendapatkan izin untuk mendaftar. Izin dan dukungan ini perlu disampaikan secara tertulis berupa tanda tangan dan dukungan atasan dengan format yang sudah disiapkan di formulir pendaftaran AAS. Maka dari itu, sebelum mulai menyiapkan lamaran, ada baiknya menyampaikan secara informal kepada atasan apakah akan ada izin sekolah atau tidak. Anda juga akan memerlukan surat rekomendasi, maka mulai pikirkan siapa yang bisa memberikan rekomendasi itu. Inilah perlunya menjaga hubungan baik dengan mantan dosen dan atasan.

Itu secara umum gambaran mengenai scholarship ke Australia. Ayo siapkan diri Anda semasih umur yang ditentukan adalah 42 tahun! Masih banyak kesempatan untuk mendapatkan beasiswa ke Australia, atau Anda bisa check link ini untuk mengetahui daftar – daftar sekolah mana sajakah yang menyediakan beasiswa. Daftar institusi yang masuk dalam daftar Beasiswa AAS.

Nah, menarik bukan tawaran beasiswa yang dikeluarkan oleh pemerintah Australia ini. Ayo tunggu apa lagi? jika Anda ingin melanjutkan kuliah diploma atau S1 terlebih dahulu sebelum mendaftar beasiswa untuk S2, Anda bisa menghubungi kami education ONE karena kami konsultan pendidikan resmi yang dapat memberikan solusi dan karir terbaik bagi Anda. Kami akan dengan senang hati membantu Anda untuk memberikan informasi-informasi terkait mengenai proses pendaftaran sekolah ke Australia termasuk proses aplikasi visa pelajar Australia. Anda dapat datang langsung ke kantor kami yang berlamat di Jalan Gunung Soputan I/ 16 A Denpasar atau menghubungi kami melalui telefon 0361 8466 362 atau Anda bisa akses melalui website kami di www.educationone-indo.com. Sampai jumpa di Australia.. !!! ☺