Globalisasi sudah dimulai sejak adanya transportasi yang memudahkan orang untuk berpindah tempat. Sekarang, globalisasi semakin dipercepat dengan adanya teknologi komunikasi yang kebanyakan memerlukan kemampuan berbahasa Inggris sebagai jembatannya.

Globalisasi mempromosikan pertukaran budaya lintas negara, baik itu pertukaran barang, jasa, dan keterampilan termasuk ketenagakerjaan. Tak heran banyak orang yang berbondong-bondong belajar ke luar negeri guna mempersiapkan diri bersaing dengan para tenaga ahli yang juga mengincar pekerjaan di Australia.

Salah satu jurusan yang diincar oleh para mahasiswa internasional berada di Fakultas Arts and Humanities, yaitu jurusan bahasa Inggris. Dari berbagai kampus yang menyediakan jurusan ini, salah satu kampus yang patut dipertimbangkan adalah Edith Cowan University (ECU) yang terletak di Western Australia.

ECU mendapat predikat kampus negeri top dua tahun berturut-turut untuk kategori pengalaman mahasiswa (student experience) versi Quality Indicators for Learning and Teaching (QILT). QILT merupakan situs yang menyediakan informasi yang relevan dan transparan tentang institusi pendidikan tinggi di Australia. QILT mengukur empat hal, yaitu student experience, graduate employment, graduate satisfaction, dan employer satisfaction.

Hasil survei pada Mei 2018 menunjukkan bahwa 85,3% mahasiswa memberikan pengalaman positif selama menempuh pendidikan di ECU. ECU juga memperoleh predikat top untuk kualitas pengajaran, pengembangan keterampilan, dan dukungan kemahasiswaan (student support).

Jurusan Bahasa Inggris adalah jurusan yang versatile alias serba guna. Buat kalian yang punya passion di bidang literasi, jurnalisme, hingga peneliti sosial, jurusan Bahasa Inggris adalah pilihan yang tepat.

Untuk mengkaji gender, misalnya, kita perlu memahami bagaimana jurnalisme membentuk opini publik yang memperkuat stigma janda dan pemberitaan seksis. Tentu saja jurnalisme bekerja dengan bahasa sebagai alat. Kajian gender ini pula yang membantu kita menelaah tafsir agama yang bias gender. Dunia sosial kita terbentuk dari berbagai diskursus. Politik, filsafat, dan agama hidup dalam bahasa. Kesimpulannya, bahasa membentuk bagaimana kita memandang dunia. 

Cakupan jurusan Bahasa Inggris luas.

Banyak penelitian yang membutuhkan kajian lintas disiplin dan kemampuan berbahasa yang baik adalah salah satu syarat utama. Selain itu, bahasa Inggris adalah bahasa yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. Komunikasi internasional menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Inggris menjadi bahasa resmi di puluhan negara.

Banyak institusi yang mensyaratkan publikasi di jurnal internasional sebagai syarat masuk atau naik jabatan. Agar karier semakin melejit, kemampuan berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan adalah harga mati. Oleh karena itu, jurusan Bahasa Inggris adalah jurusan yang prospek dan menjanjikan.

Dengan melanjutkan studi di ECU, ada berbagai keuntungan yang bisa didapatkan, yaitu:

  1. Industry Links
  2. Learn from the Best 
  3. Practical Learning 
  4. Internationally Recognised
  5. Outstanding Facilities

Lalu, apakah prospek mengambil jurusan bahasa Inggris menjanjikan dalam berkarir? Tentu saja!

Menurut salary.com, ada tiga pekerjaan yang umumnya digeluti lulusan  jurusan bahasa Inggris dengan gaji besar, diantaranya:

1. Penulis Pidato

Gaji rerata (median salary): AU$78,011

Pendapatan selama 30 tahun (30-year earnings): AU$4,601,086

Balik modal biaya kuliah (return of investment/ROI): 122%

2. Manajer Komunikasi

Gaji rerata (median salary): AU$88,498

Pendapatan selama 30 tahun (30-year earnings): AU$5,219,609

Balik modal biaya kuliah (return of investment/ROI): 139%

3. Manajer Konten – Web

Gaji rerata (median salary): AU$79,674

Pendapatan selama 30 tahun (30-year earnings): AU$4,699,170

Balik modal biaya kuliah (return of investment/ROI: 125%

Selain untuk memperdalam ilmu, banyak mahasiswa internasional yang mengambil jurusan ini untuk memenuhi kriteria Graduate Visa Australia. Graduate Visa Australia adalah visa yang diberikan kepada mahasiswa internasional untuk bekerja di Australia setelah lulus. Visa ini memberikan izin tinggal selama 2-4 tahun tergantung pada kualifikasi pendidikan tiap-tiap aplikan, dengan rincian sebagai berikut:

  • Bachelor Degree (S1) dan Masters by Coursework (S2): 2 tahun
  • Masters by Research (S2): 3 tahun
  • Doctoral Degree (S3): 4 tahun

Dengan mendapatkan visa ini, kalian bisa mengajak keluarga untuk tinggal bersama kalian selama bekerja atau berlibur di Australia, loh! Kalau kalian ingin mendapatkan visa ini, biaya aplikasi visanya saja dimulai dari AU$1,650.

Bagaimana? Tertarik dengan prospek ini tapi masih bingung tentang step-step yang harus dilakukan? Jangan khawatir. Kamu bisa langsung menghubungi education ONE. Selama bertahun-tahun, education ONE telah berpengalaman dalam membantu mewujudkan mimpi anak Indonesia untuk melanjutkan studi di kampus-kampus terbaik di Australia. Jadi, tunggu apa lagi? Segera hubungi kami di sini!