Kenapa Memilih Kuliah di Australia? Berikut Alasannya…

Saat kalian memutuskan untuk melanjutkan kuliah / studi kalian ke luar negeri, kalian dihadapkan oleh sebuah dilema.

“Di negara mana saya akan kuliah?”

Tidak hanya kalian, semua mahasiswa di seluruh dunia juga merasakan hal yang sama. Saat akan memilih negara destinasi selanjutnya. Apakah itu Singapura, Amerika, Australia, Eropa, dll.

Pertimbangannya pun bervariasi. Mulai dari…

  • Jarak antara negara asal dan negara tujuan (biasanya orang tua akan khawatir apabila jaraknya terlalu jauh),
  • Bahasa asli negara tersebut (contoh, Prancis dengan bahasa Prancis), dan kecepatan kalian menyesuaikan diri dengan bahasa tersebut,
  • Pengeluaran per bulan (orang tua tentu akan khawatir jika anaknya terlantar di luar negeri tanpa perbekalan dan dana yang mencukupi),
  • Biaya sekolah, berapa yang harus dibayarkan per semester,
  • Kemanan negara tujuan, untuk jaminan ketenangan dan kenyamanan belajar, dan masih banyak pertimbangan lainnya.
  • Dan banyak lainnya.

Tak hanya kalian harus meyakinkan orang tua bahwa negara yang kalian pilih itu bagus, kalian juga harus meyakinkan diri sendiri untuk mau dan yakin dengan keputusan kalian kuliah di luar negeri.

PS : Dikarenakan kalian akan menghabiskan 3 – 4 tahun usia kalian untuk tinggal di negara orang, persiapannya tentunya akan sangat banyak. Dalam hal ini, diperlukan adanya keyakinan yang besar dari kalian dan orang tua. Ketidakyakinan adalah salah satu dari sekian banyak alasan kenapa seseorang tidak berhasil menyelesaikan pendidikannya di luar negeri. Dan jangan sampai hal ini terjadi kepada kalian ya.

Nah dikarenakan kami adalah konsultan pendidikan Australia, maka keuntungan kuliahnyapun akan berkisar tentang kuliah di Australia.

1. Lokasi, lokasi, lokasi

“Terdengar lucu jika mengaitkan konteks property dengan kuliah”.

Lokasi tempat kalian kuliah nantinya akan sangat berpengaruh dengan banyak hal (Semisal kalian pernah merasakan naik pesawat terbang +10 jam, kalian pasti tahu maksud kami). Tidak hanya orang tua kalian akan kesulitan untuk pergi kesana, kalian juga akan berpikir beberapa kali untuk kembali lagi ke negara asal saat liburan. Belum lagi harganya. Huff.

Tidak begitu dengan Australia.

Australia adalah negara terfavorit keempat (setelah Amerika,Inggris, dan Prancis) untuk pelajar internasional yang ingin kuliah di luar negeri. Sama seperti saat kalian memilih SMA, kalian tentunya akan memilih SMA yang favorit bukan?

Selain itu, Australia adalah negara terdekat dari Indonesia.

Apa artinya?

Kalian bisa menikmati pendidikan berkualitas di negara favorit untuk pelajar internasional. A Good Deal? Sure

PS : Masih berhubungan dengan Lokasi, zona waktu di Australia tidaklah jauh berbeda dengan Indonesia. Perth misalnya, memiliki waktu yang sama dengan Bali, dan perbedaan 1 jam dengan Jakarta. Dan buat yang ingin telpon – telponan dengan pacar LDR, tidak harus pusing harus menelpon saat jam tertentu.

2. Rekognisi Internasional

“Siapa yang tidak mau mendapatkan pengakuan dunia?”

Seperti Agnes Monica (artis Indonesia) yang memiliki mimpi untuk Go Internasional dan Anggun C. Sasmi yang sukses setelah pindah ke Prancis, dan Go International, dan banyak contoh lainnya.

Apa yang sama dengan kedua orang tersebut?

Mereka menginginkan pengakuan dari masyarakat Internasional. Tidak hanya di negara mereka saja (Indonesia).

Dan ini adalah perjuangan yang tidak mudah…

Begitupun dengan kuliah kalian nantinya…

Mendapatkan gelar setelah menyelesaikan kuliah adalah satu hal, namun gelar yang diakui oleh masyarakat Internasional adalah hal lain.

Jika rencana masa depan kalian adalah untuk Go Internasional (dalam hal bekerja) ataupun untuk mendapatkan prestige serta pengakuan Internasional, kuliah di Australia adalah pilihan yang tepat yang bisa kalian lakukan.

Apa buktinya? (tidak asik kalau tidak ada bukti, ya kan).

  1. Australia memiliki Framework untuk mengontrol kualitas pendidikan↵ mereka, yang sudah diakui di dunia internasional.
  2. Ingin bekerja di luar negeri? Simak salah satu contoh dibawah, (Kerja di Singapura)

kds

Ini adalah salah satu visa untuk bekerja di Singapura, dan salah satu persyaratannya adalah untuk menyelesaikan pendidikan di negara yang digaris merah diatas. Berbicara tentang pengakuan internasional…

3. Kapan Tamat? (Pertanyaan ngeselin pada mahasiswa abadi)

Iya, memang terkadang pertanyaan itu ngeselin.

Tapi bagaimana kalau pertanyaannya diubah.

“Wah, cepat sekali kamu tamat kuliahnya?”

Yup, tidaklah memakan waktu yang lama untuk menyelesaikan studi di Australia (S3, sebagai pengecualian). Hal ini mengacu pada durasi perkuliahan di Australia.

  • Untuk tamat S1, kalian memerlukan rata – rata 3 tahun (2.5 tahun jika mengambil sks ekstra).
  • Untuk tamat S2, kalian memerlukan waktu rata – rata 2 tahun (1.5 tahun jika mengambil sks ekstra).

Kemudian,

Semakin cepat kalian menyelesaikan pendidikan kalian, maka semakin cepat kalian bisa masuk ke dunia kerja. Semakin banyak pengalaman yang bisa kalian peroleh, maka semakin tinggi posisi yang bisa kalian dapatkan. Yang menjurus kepada semakin banyaklah penghasilan yang bisa kalian dapatkan.

Sungguh sebuah “reaksi kimia” yang bagus.

4. Menjadi Mandiri dengan Kerja Paruh Waktu

“Bekerja? Maksudnya kuliah sambil bekerja?”

Yup, tidak salah. Bekerja sambil kuliah. Dan Australia adalah salah satu dari sekian negara yang memperbolehkan pelajar Internasional untuk bekerja di Australia sambil kuliah.

“Tapi, akankah ini akan mengganggu pelajaran mereka?”

Iya dan tidak. Kembali lagi kepada siswanya sendiri. Bekerja disini hanyalah sebuah kesempatan yang disediakan oleh pemerintah Australia kepada para pelajar internasional, yang tidak lain adalah untuk membantu mengurangi beban biaya hidup disana, ataupun untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Jika calon siswa ingin bekerja, mereka bisa bekerja. Dan jika mereka tidak ingin bekerja, tidak ada yang melarang mereka juga.

Namun, ada banyak hal yang bisa kalian dapatkan dengan hal ini :

  • Menambah teman, yang sama – sama bekerja disana,
  • Merasakan bagaimana rasanya bekerja di luar negeri,
  • Melatih tata cara berkomunikasi dengan orang lain,
  • Melatih bahasa Inggris (ya, bagaimana agar nanti kalian nonton film tanpa melihat subtitle lagi)
  • Dan yang paling enak, mendapatkan dollar pertama kalian.

PS : Jangan dilewatkan lho. Tapi kalau memang tidak bisa, ya jangan dipaksakan juga. Bahaya untuk studi kalian nantinya. Selain itu, tidak lupa kami ingatkan bahwa Australia menerapkan batasan jam, untuk menghindari mereka yang “gila kerja” dan meninggalkan kuliah mereka.

“Lalu, Apa Hubungannya Dengan Mandiri?”

Dengan semua yang didapatkan dari bekerja, apakah nantinya mereka :

  • Bisa membantu pengeluaran mingguan mereka,
  • Tahu bagaimana cara mengatur waktu untuk kuliah dan bekerja,
  • Tahu rasanya mencari uang sehingga lebih menghargainya,
  • Tahu apa ekspektasi, tanggung jawab, dan kewajiban untuk menjalankan tugas.

PS : Mungkin tidak semua orang yang setuju dengan statement diatas, dan kami akui itu. Ini merupakan sekelumit kisah tentang mencari negara dengan pendidikan berkualitas, dan kesempatan yang terbuka lebar. Setuju?

5. Kekuatan Koneksi (ya, ini bisa mengubah dunia).

Bayangkan kalian dalam sebuah ruangan.

Orang – orang di dalam ruangan ini, adalah orang – orang yang akan menjadi teman kalian untuk 10 – 20 tahun kedepan.

Jika kalian harus memilih,

  1. Apakah teman – teman itu adalah teman dari kota kalian,
  2. Apakah teman – teman itu adalah teman dari negara kalian,
  3. Apakah teman – teman itu adalah teman dari seluruh dunia.

Sudah? Sip.

Ingatkah kalian saat kalian SD – SMA, kalian sekolah dengan teman – teman sekota kalian, saat kuliah hadirlah teman – teman dari daerah lain (apalagi jika kampusnya adalah kampus nasional). Lalu, bagaimana dengan teman – teman internasional? Nyaris tidak ada.

Zaman ini adalah zaman globalisasi.

Semua produk yang kalian konsumsi dan pakai saat ini, berasal dari negara lain. Contohnya saja Apple, produk Amerika buatan China yang dijual di seluruh dunia dan Honda (produk Jepang yang pabriknya ada di seluruh dunia) yang juga dijual di seluruh dunia.

Mereka semua memiliki 1 kesamaan. Mengekspos diri ke seluruh dunia.

Begitupun dengan koneksi kalian.

Memiliki koneksi di luar negeri tidak hanya akan membantu kalian untuk mendapatkan celah untuk membuka peluang di luar negeri, tapi juga untuk kerja sama dan relasi masa depan, andaikata kalian ingin membuka bisnis, atau bekerja di luar negeri.

Tidak ada yang lebih menyenangkan apabila setiap kalian pergi ke suatu negara, ada tangan hangat yang siap menyambut kalian (bukan taxi lho). Itulah kekuatan hubungan internasional.

“Bagaimana Dengan Australia?”

Mungkin tidak banyak yang perduli, namun Australia adalah salah satu negara dengan variasi penduduk yang sangat beragam. Hampir dapat dipastikan di kota besar di Australia, kalian bisa menemukan banyak warga negara asing non Australia yang “berceceran” disana. Apakah itu India, Cina, Jepang, Eropa, Afrika, Amerika, dll. Seperti yang dikemukakan dalam reportase statistik Australia↵.

Apa artinya untuk kalian?

“Its time to socialize”. Buatlah sebuah koneksi masa depan, untuk kalian yang ada di masa depan. Buatlah dia bangga dengan memiliki kumpulan teman dari seluruh dunia.

PS : Jika kalian membaca tentang persyaratan kuliah di Australia↵, kalian akan menyadari bahwa mereka yang dapat kuliah disana kebanyakan berasal dari ekonomi berada. Bukannya menyarankan untuk mata duitan (hehe), tapi perhatikan kualitas ini.

Penutup… (akhirnya selesai)

Ini adalah beberapa hal dari banyak keuntungan yang bisa kalian dapatkan dengan kuliah di Australia, atau mungkin luar negeri. Biarpun terkesan panjang, kami harapkan kalian dapat memetik sebuah konsep, dan pembelajaran tentang keuntungan memutuskan sikap untuk kuliah di Australia.

Keluar dari zona nyaman.

Dan mencari sebuah realisasi masa depan yang kalian inginkan.

PS : Penulis adalah lulusan Australia pada tahun 2014 (jadi ini lebih ke true story dibandingkan kalimat jualan). Merasakan manfaat besar yang dirasakan dengan kuliah di sana, dan bermaksud untuk membagikannya dengan kalian semua.

Oh iya, kalau ada pertanyan, jangan ragu untuk menulisnya dibawah ya, bisa email, telepon, ataupun melalui Facebook. Akan dijawab secepatnya oleh konsultan education ONE.